A story about....

Sang Rumput dan Angin (Kisah Cinta Tak Terungkapkan)

 **Sepertinya angin selalu berbisik keindahan, bagi mereka yang sadar. Ya.. bagi mereka yang mengengerti akan sebuah keelokan dari   ga...

Cerita T



Fly’ aku sulit untuk meyeret penaku jika bertumpu pada huruf ‘F’. Yang aku sadar hanya, serasa  fly’ dalam imaji yang sulit aku jamah dalam prakata..
Anganku  terbang akan bayang kepakan sayap rapuh yang masih tertatih mencoba untuk sedikit lebih perkasa untuk menuju langit, tapi apa daya??
Jemari  kini tak lagi mampu menggapai apa yang seharusnya ter-raih..
Asa itu terlalu tinggi untuk digapai ataukah dibutuhkan sedikit titi fokus?
Rasanya serasa terhimpit ruang kosong, yang entah kita tak punya daya keluar dari sesaknya kehampaan itu..

Raihlah apa yang telah ada di pelupuk mata, tanpa perlu menunda..
Angin musim dingin masih sesejuk embun pagi bukan?
Mungkin serasa asing bagi para pengagum impian..
Ataukah hal itu nafas yang selalu dirindukan, ya tentang dunia dalam genggaman..
Di manapun engkau berpijak, janganlah goyah walau badai datang menyapa..
Hadapilah dengan ketabahan, walau itu terasa menyakitkan..
Aku disini, yang entah kau anggap siapa... berdoa untukmu..
Nantikan... semuanya indah pada waktunya... ya di saat yang tepat..

Ajari aku sepertimu..
Tenang bagaikan angin di pelupuk senja... dengan deru suara mengiringi temaram dalam bungkam..
Terus mengalirkan sebuah irama keheningan... dimana jiwa yang lama tertidur itu bangun..
Untuk sekedar mendengar nyanyian alam yang indah... namun tak mampu disentuh..
Hampir habis dayaku, berkata padamu.. tentang senja, tentang rona yang membuat kepalaku gila..
Rasanya tiada Guna, tapikan aku tersenyum akan doaku lantunkan untukmu..
Yaa.. semoga kelak kau menjadi pijar diantara yang redup.. dalam setiap dekap keterjagaan batin... karena aku tahu... dan akan selalu bersinar... Karena kau....

Sang Fajar...
Rona Jingga di ufuk timur terpancar..
Dalam bungkus kasih kau tebar...
Tetaplah bersinar..
Jangan kau redup dalam kegelisahan tak berdasar...
Yakinlah indah dan bahagia kian berkibar..
Jemariku genggam doa mengakar..
”Happy B’day To you... ma Dear Friend Tuhry...”
Wish u all de best...
18-3-2014 /Arifta Lantita Jinggaa /#senja Temaram Jingga /Sunset vs Sunrise
*******T*******

Cinta dan iilusi (Goresan Aksara Tinta Jingga)

**terangkai abjad tak kan mampu ais logika-logika,
timpang tindih  dengan barisan aksara buatnya tertawa,

karna..lantunan jiwa tak kan terjabar oleh bait-bait prakata tak terhingga..

ia redam endap asa yang kian tumbuh tunas-tunasnya..
sejenak, tarik nafas perlahan... dan tanya pada sang relung jiwa,

"Sudahkah aku terjaga dari tidurku yang panjang?"

teriring bait ilusi penuhi imaji..
selayak kasturi mewangi sampai pagi..
dan terus semerbak walau enyahlah sang bayu dan bekasnya?
apakah ini menancap di sini, lubuk kalbu yang terdalam???

ahhh...
andai tak da ruang kosong dan pembatas kasat mata ini..
mungkin sesudut bidang itu telah temukan sang pendar  yang ia cari selama ini...

#lagi-lagi imaji yang selalu kau susuri..
-cinta dan ilusi-


#tinta Romansa Senja Jingga
8-April-2013





Malam sunyi (Seretan Kata by Tinta Jingga)

**sekubur sunyi...

sesaat ku temukan di beranda malam ini..

tak berada di samping  sesuatu yang kau sebut teduh..

sudah biasa..

jalani semua dengan tawa..

linang air mata sembunyi di balik senyum dan binar mata..
ah...
aku tetap lihat..
aku selalu rasaa...
rindumu..
tersimpan di lubuk hatimu sana...

#tinta Jinggaa
 
 
 
 
 
 
 
 

Otakku!

**erang terlabuh oleh waktu...
sesingkat runding air mata haru..
terobati oleh runyam syahdu..
perlukah asam maniis rindu?
jika masih berkelit keluh tak mau..
lamun kah itu..
jika teiap detik menari namamu..
di otakku..
termpurung lubuk hatiku...
ahhh...
biarlah berlalu...
guratan hasrat pendam teak terjemu..
biarlah begitu...
aku...
selalu..







Magelang, 25 Maret 2013
Tinta Lantita Jingga

Cinta yang Takan Terjamah oleh Luka

**merapat, aku ingin memang seperti itu..
tak ada sejengkal pun sepasi antara kau dan aku..
tak ada layar yang menutupi rindu..
dan tak ada lagi udara yang kirimkan sayu lagu rindu...
ku ingin dengar jelas di telingaku...
tentang rentetan aksara jiwa yang membelenggu...

bersama rintik hujan ini..
derai  gremicik air, kita berdiri...
rasakan dingin yang abadi...
ku kan tetap merasa hangat secara naluri...
karena kau ada di sisi...

cinta yang tak pernah terjamah oleh luka...
suci nan abadi, ketulusan jadi pondasi..
tanpa pikir sapa aku ini..
kita adalah satu nurani...
kita adalah satu hati...
tanpa ilusi...
jemari yang kan tergenggam sampai berujung hari

-Lantita Jingga-
@ariftatita

 see this on my page:

Tanda-tanda Seseorang Telah dewasa

Arti Dewasa




Mereka sangat suka bertanya, “Apa kau sudah dewasa?”
Dengan gamang mereka menjelaskan apa itu dewasa, seolah mereka telah mencapai masa dewasa. Seperti ini, mereka dengan angkuhnya berkata, “kau kekanak-kanakan” ketika seseorang memilih jalan untuk tetap tinggal bersama orang tuanya dan tidaklah pergi merantau ke seberang pulau demi menghimpun gundukan emas, padahal dia seribu kali berfikir, “lebih baik aku disini dengan penghasilan pas-pasanku, namun aku bisa merawat orang tuaku yang semakin menua dengan kasih sayangku.”
Dewasa adalah fase dimana harus terlewat dengan ribuan jalan berliku. Tak ada yang mudah dalam mencape fase ini. Dan jelas, tahap yang sangat sulit dicapai, walau umur  kepala dua atau kepala tiga tidak menjamin seseorang telah mencapai fase dewasa itu sendiri. Dewasa cenderung bersifat abstrak ketika tak mampu diukur dengan bilangan berpenyebut ataupun bilangan berangka bulat sekalipun. Dewasa cenderung bersifat kualitatif bukanlah kuantitatif. Banyak cara melihat seseorang itu dewasa atau tidak, misal dari penghargaannya kepada seseorang yang ada di di depannya. Mudah jika kau ingin menilai seseorang itu dewasa atau tidak, yakni seseorang yang baru saja kau temui setelah lama menjalin pertemanan di duna maya/ facebook (kopi darat-red) dan kau bertemunya di dunia nyata,  misal, kau berdandan dengan norak ataupun apa adanya. Dan kau lihat segaris didahinya, mungkin dia tidak suka dengan penampilan kita, bukan dengan cuek ketika bertemu denganmu bahkan  lebih parah  lagi langsung kabur dan pulang meninggalkanmu. Tetapi dia akan tersenyum dan berkata dengan halus, “aku suka dengan kesederhanaanmu.” Tanpa dia marah, memperlihatkan rasa illfeel nya padamu, dan tetap tersenyum selama kau berbincang dengannya. Dia pun akan tetap menghubungimu walau kau tahu dia tak mungkin tertarik kepadamu. Dia dengan hebatnya tetap menghargaimu sebagai teman dengan tidak menghilang begitu saja. Itulah seseorang yang dewasa, bisa menghargai orang lain tanpa melihat fisik yang ada.

Dewasa, penafsiran yang rumit ketika saling timpang tindih antara kekanak-kanakan dan dewasa. Berjalan dengan waktu, dewasa akan lebih dominan bertahan dari pada kekanak-kanakan itu sendiri. Pernahkan kau melihat seseorang, (misal si Muhammad) termenung di sebuah tempat yang sepi? Ya, bisa disebut dia galau. Namun kadang ada seseorang yang menilanya itu sifat kekanak-kanakan yang menghabiskan waktunya untuk bermelow-melow dengan risau. Tersenyumlah jika memang kau anggap benar pikiran itu. Maka lihat dari sisi lain lagi, pernahkah anda melihat seseorang  (misal si Adi) mabuk-mabukan karna terlalu banyak masalah yang mendera, dalam sisi ini, tingkat permasalahnnya  sama  dengan si Muhammad yang melow tadi? Siapakah yang kekanak-kanakan menurutmu? Muhammad ataukah Adi. Muhammad merenung bahkan sampai dia menangis tersedu karena pikirnya beradu dengan naluri hatinya, namun Muhammad seketika mampu menarik kesimpulan apa yang harus dia lakukan selanjutnya, dengan kata lain dia pun akan memilih jalan keluar yang positif tanpa membuat masalah baru.. Laaaaa, kita lihat dari sisi Adi. Mabok-mabokan, nongkrong sampai malam dan akhirnya melupakan masalahnya dengan mudah. Apa yang tidak disadarinya, dia membangun masalah lain dari sisi itu, misal dari sisi negatif alkohol itu sendiri, apakah alkohol akan mengobati galaunya setelah dia meneguk habis, ataukah akan menambah pening dengan dampak yang dihasilkan dari alkohol (misal utang membengkak, dimarahin orang tua, matinya cipta karya). Ya, kalian bisa pilih, dewasa mana antara Muhammad dan Adi dalam mengatasi masalahnya.
Itu lah hanya seklumit prakata, dewasa itu abstrak. Ntah siapa ais makna didalamnya, yang penting dewasa itu pilihan. Kau mau melangkah dengan kibasan kebaikan, ataupun kibasan pertambahan permasalahan..
Karena,  

**dewasa itu abstrak, ketika engkau menangis karena tak mampu membuat orang sekelilingmu bahagia...
dewasa itu abstrak, ketika kau tak mampu marah dan tetap mengulurkan tangan ketika orang yang menyakitimu jatuh..
dewasa itu abstrak, ketika engkau berkata tak apa-apa padahal hatimu sakit didalamnya...
dewasa itu abstrak, ketiika kau melewati hidupmu dengan pilihan yang terbaik untuk semua...
dewasa itu abstrak, ketika pilihanmu adalah lentera terang diantara redup yang mendera...

senyum, ikhlas, sabar, tangis, isak, tawa, amarah, doa, percaya, dan lembar-lembar rasa lainnya adalah paduan abstrak dewasa itu sendiri...**


















salam penuh kasih
#lantita Titariefta Ita Jinggaa II

Jaga dia, ya Allah



Ya allah,
Aku tak mengerti apa yang aku rasa? Kenapa seperti ini?
Aku akan selalu jaga persahabatan ini, antara aku dan dia.
Walau aku sadar, permata di depan mata, apakah aku salah jika memiliki rasa damba?
Ya allah, jagalah hati dia hanya untuk satu nama. Yang jelas, aku tak banyak berharap jika nama itu aku. Namun aku akan bahagia jika dia pun bahagia. Aku tak akan rela jika hatinya dipenuhi hujan lagi.
Dia itu indah, yang akan selama indah. Dimataku dan dimata orang-orang yang menyayanginya.
Jagalah tiap langkahnya, aku disini hanya mampu melihat layak spion, memastikan dia dia baik-baik saja. Karna aku tahu, tak mungkinlah dia berpikir rasa yang sebenarnya yang ku rasa untuknya.
Ya, hanya ilusi saat semua terbata. Hanya konyol jika kukatakan lebih dari cinta. Karena kita telah bersama sudah cukup lama, dalam ikatan sahabat untuk selamanya.

Subscribe us on YouTube

Search This Blog

Arifta Lantita Jingga. Powered by Blogger.

Jadikan cintamu menjadi semangat untuk kehidupanmu

Jadikan cintamu menjadi semangat untuk kehidupanmu
...jika separuh nafasq hanya untuk mu maka kan ku berikan semua nafasku hanya untuk kebahagiaan mu,... cintaq adalah hidupq...