A story about....

Sang Rumput dan Angin (Kisah Cinta Tak Terungkapkan)

 **Sepertinya angin selalu berbisik keindahan, bagi mereka yang sadar. Ya.. bagi mereka yang mengengerti akan sebuah keelokan dari   ga...

TUHAN, jaga orangtuaku

Tuhan...
Terima kasih atas semua yang kau beri..
aku bersyukur..
aku bahagia..
lahir dari rahim seorang ibu,
beliau bagaikan malaikat
mengajariku bagaimana memiliki
hati selembut salju..
aku bangga..
menjadi anak dari seorang ayah,
beliau jd imam keluarga..
mengajariku bagaimana
memiliki hati sekuat baja
dan
mereka Mengajariku
untuk selalu menemui-Mu
dalam tiap derap Nafasku berhembus
tiap Jantungku bedetak..
Tuhan..
atas Nikmat-Mu yang tak bisa aku dustakan..
aku mohon..
Jaga mereka sebagaimana mereka menjagaku..
beri kesehatan dan  umur yg panjang
agar mereka
bisa bahagia merasakan
anak-anaknya sukses
karena keringat darah dan titik tangis doa dr mereka..
agar kelak..
anak-anak  membalas semua dg  cinta kasih terindah..
Tuhan..
Aku sayang mereka..

Lentera Cinta (goresan Kecil Latinta Jinggaa)



ku kubur rasa yang kian tumbuh tunas-tunasnya..
entah terbilang  rintihan pedih  melanda..
biarlah..
ku enyah dari asa yang sulit ku jamah..
biarlah..
ku endap semua layak pencerah..

cangkramaku dalam maya..
relung terbang simpuh tasbih dan doa menggema..
dalam tiap sujud terselip nama..
entahlah..
kau dengar dentingnya ??
atau...
 tak pernah tersentuh  lantunan syahdunya??
yang ku tahu,
ku tenang saat ku  bisikkan nama,
kau dan aku, menjadi kita..

#latinta Jinggaa

Aku akan Tetap Ada

**rentetan aksara,
tak cukup terka,
sedang apa yang kau rasa..
bukan juga umpat serapah..
yang wakili amarah...
cukup diam sudah terlihat adanya..
bahwa engkau sedang dalam gundah..
aku  akan ada..
dalam tiap isak dan kubang pedih lainnya..
aku akan topang tubuh lunglaimu dalam cinta..
walau semua tahu..
kita tak akan berada dalam garis yang sama..
aku akan tetap ada,,
jika memang kau panggil aku untuk kesekian kalinya..
yaa....
karena aku hanya untuk sang nyawa..
itu kamu...
entah...
kau rasa atau takk..
tapi perasaan ku tak pernah berubah..
untuk jangka yang tak terhinggaa...


#tinta Jingga
@ariftatita

Otakku!

**erang terlabuh oleh waktu...
sesingkat runding air mata haru..
terobati oleh runyam syahdu..
perlukah asam maniis rindu?
jika masih berkelit keluh tak mau..
lamun kah itu..
jika teiap detik menari namamu..
di otakku..
termpurung lubuk hatiku...
ahhh...
biarlah berlalu...
guratan hasrat pendam teak terjemu..
biarlah begitu...
aku...
selalu..







Magelang, 25 Maret 2013
Tinta Lantita Jingga

*PA Hopeless

**Biarku diam memoksa..
Bibir kelu lipat seribu kata..
Rajam hasrat nan tunda..
Umpat serapah tak lagi berharga..


Tengok dan angkuh..
Sorot Mata lawan tuduh
geram hatiku cairkan hari keruh..
bereskan poin-poin gaduh..

Langkah gontai iringi desir nadi..
bela diripun tak lagi berarti..
walau darah keringat dianggap ilusi..
ahh... biarlah... lagakku tegap berdiri..
walaupun dianggap tak suci..
turun tangan bantu bayi lemah pun ku pasti sudii..

biarlah sinar pupus terlukis kasat mata..
redup setengah padam derita..
gugur jiwa yang tak bisa hidup di ubahnya,,
diam kelam dalam kubang tak bernama..


Request Poem for Must Keren *-_-*
magelang, maret 2013
Tinta Lantita Jingga...

Berkuta dengan Tugas Statistika


**berkutat  dengan angka!!
putar otak dan logika..
corat-coret lusuh buram  pikirku rekasa..
dari dulu ku suka konfliknya..
temukan apa yang ditanya..
mean, medoan, modus, dan teori statistika lainnya..
ahh,,,
peniing atau dilema???
tak berarti apa...
sayu tahan pejam sang mata..
tetap saja kepala tak mampu beradu dengan kantuk sang raga..
ahhh...
lebih baik nyelinap dalam selimut saja..

sepertiga malam masih ada..
jukupku istirahat barang sejenak..
nyamankan piikir dan jiwa raga...

Maret, 2013
#tinta lantita jinggaa

semburat pagi

**semburatmu tahtakan lawan tuju
serona jingga bangunkan sayu
alunan sinarmu runtuhkan tembok belenggu..
singkirkan onggokan puing masa lalu..
pesat, ajari tuk melesat maju..

semburatmu serona semangatmu..
ketulusanmu dari sinar ketulusanmu,
tak pernah inginkan balik timbal dari ku..

-sinar mentari pagi hari-
tinta lantita
.

Published with Blogger-droid v2.0.9

Jaga dia, ya Allah



Ya allah,
Aku tak mengerti apa yang aku rasa? Kenapa seperti ini?
Aku akan selalu jaga persahabatan ini, antara aku dan dia.
Walau aku sadar, permata di depan mata, apakah aku salah jika memiliki rasa damba?
Ya allah, jagalah hati dia hanya untuk satu nama. Yang jelas, aku tak banyak berharap jika nama itu aku. Namun aku akan bahagia jika dia pun bahagia. Aku tak akan rela jika hatinya dipenuhi hujan lagi.
Dia itu indah, yang akan selama indah. Dimataku dan dimata orang-orang yang menyayanginya.
Jagalah tiap langkahnya, aku disini hanya mampu melihat layak spion, memastikan dia dia baik-baik saja. Karna aku tahu, tak mungkinlah dia berpikir rasa yang sebenarnya yang ku rasa untuknya.
Ya, hanya ilusi saat semua terbata. Hanya konyol jika kukatakan lebih dari cinta. Karena kita telah bersama sudah cukup lama, dalam ikatan sahabat untuk selamanya.

langit berHujan dan Tanah

**ketika langit tumpahkan airmata,
seolah tak mampu lagi bendung mendung yg bawa tumpukan2 uap air yang menguap karna tusuk terik mentari..
tanah tetap tanah,
senyum lebarkan pundak menengadah,
masih dibawah dan basah..
temani langit berbenah..

dan ketika langit kan cerah?
apakah tetap bersama langit basah?
berubah,
sesaat sang mentari hadirkan celah..
langit berubah..
bias pelangi nan indah..
sesaat, tinggalkan tanah basah..

tetap saja,
tanah masih basah,
di bawah..
diam dalam fitrah..

tanah, setia
menunggu langit rintikan air sendunya,
tetap saja, dia tetap tersenyum hampa,
dan tengadahkan tangan
dan wadah dada bidangnya..
tetap menjadikannya muara air mata langit..
walau tanah tahu,
langit kadang lupa,
jika terik indah mentari lenakan langit..
tanah basah dalam sapa,
dan juga,
tanah tetap diam,
senantiasa menunggu,
langit tumpahkan air nya..

-tanah basah vs langit berhujan-

#lantita

-sepertiga malam-


-sepertiga malam-

**tengah malam kubasuh muka ini..
sesuci wudhu, takbiratul ikhram ku berdiri..
rukuk sujud, ku panjat doa ilahi..
mengamit doa, duduk diantara dua kaki..

Hadang sepertiga malam,
bersimpuh dalam kelam..
Ruh raga tenang tenggelam..
lantunan tasbih sajadah tilam..

seribu ayat tergulirkan..
suratan-suratan jawab semua pertanyaan..
sekedar juz 'amma pun telah buatku tenang dalam permohonan..
Hanya padamu segala dosa terampunkan..

sujud sajadah aku pinang..
tak perduli air mata berlinang..
yakinku  semua itu hilangkan bimbang..
pencerahku pada segegap Cahaya Terang..


Lat!nta
Arifta Lantita Jinggaa


Rindu

**untukmu aku bertanya, tentang relung malam di pelupuk mentari...
betapa berkali-kali aku hanyut di melodi senjamu...

untukmu juga lihat pundak itu..
pundak retak bingkai malam..
betapa retaknya membuat relungku terjungkal..

tidakkah kau melihat!
dada ini masih begitu hujan...
banyak bara yang masih berlompatan...
mengeja wanta di tiap debaran...

lihat juga bocah-bocah sajak ku rapuh...
di terpa badai yang gemuruh...
rindu yang menggeliat resah






-* n Romansa Senja Jingga


Selamat Ulang Tahun Sahabatku Sayang ( Dania Ari W)



D= di hari ini  tersemat harap dan juga asa..
A= antara tuju dan keyakinan dalam dada..
N= neraca planing kau tata..
I= iringi langkah nan nyata..

A= aku lantunnkan doa, untuk harimu yang berkesan..
R= riuh lirih hatiku bersua, agar engkau selalu mudah di setiap urusan..
Inget Pas Wisuda SMA Ponggol
I= ini saja yang mampu ku sematkan..

W= walau hanya seretan kata..
A=  aku harap engkau suka..
H= Happy Birthday my Lovely Sista..
Y= yang bersama, dalam suka duka..
U= untuk kau kais asa dan cita, semoga
I= ini langkah menuju cemerlangnya cahaya cita-cita..

CC: 'Kita Selamnya'

Special poem for my Best Friend @dani Ari Wahyuni  
Selamat ulang tahun sayang, semoga berkah, dan indah dalam setiap Langkah,



Renungan Malam



Ku ais bisik-bisik batin bangunkan lelap tidurku...
Tak mampu ku tarik selimutku lagi...
Ku pun mencari sepercik air suci belakkan mata ku..
Mencari kan keteduhkan dalam tiap-tiap tetes yang meyapu hampir sebagian tubuhku..
Tak lupa niatku, hanya Untuk-MU
Sepertiga malam terakhir-Mu...
Ku hanya ingin berdua dengan-Mu
Ceritakan apa yang hari ini ku alami..
Dan sujud mohon ampunku dari lupa, khilaf, dan ego ku
Serta kuselipkan doa-doa untuk mereka terkasihku...
Bunda, Abah, kakak, dan  temaram senja kelakku..

Entah seperti itu selalu ku lantunkan di setiap hening batin setelah salam, dzikir, san Shalawat terhadap Nabiku, sayyidina Muhammad Saw..
Beranda malam dan keheningan..
Renungku untuk harapan..
Sinar dari renungan..
Dan Kunfayakun-MU lah Suatu keajaiban..

24-Januari-2013/ Magelang )1”40 am


Subscribe us on YouTube

Search This Blog

Arifta Lantita Jingga. Powered by Blogger.

Jadikan cintamu menjadi semangat untuk kehidupanmu

Jadikan cintamu menjadi semangat untuk kehidupanmu
...jika separuh nafasq hanya untuk mu maka kan ku berikan semua nafasku hanya untuk kebahagiaan mu,... cintaq adalah hidupq...