A story about....

Sang Rumput dan Angin (Kisah Cinta Tak Terungkapkan)

 **Sepertinya angin selalu berbisik keindahan, bagi mereka yang sadar. Ya.. bagi mereka yang mengengerti akan sebuah keelokan dari   ga...

Tentang Senja

Tentang senja...
Akankah masih tentang senja?
Apakah berubah sebagai fairy tale saja?
Wahai pengagum senja...
Lakukan apa yang seharusnya ada...
Menjemput temaram jingga..
Ataukah akan berubah gelap..
Senja..
Dengarkah kau...
Di ufuk barat sana..
Tentang suara hati..
Tentang kisah yang hanya aku yang mengerti..
Tentang senja...
Apakah prespektif kita sama...
@ariftatita
#sajak #puisi #puisilover
Percakapan Senja
Senja

Masih saja senja

**senja...
Selalu senja...
Dari dulu...
Kini...
Hingga nanti...
Karena senja...
Tak pernah hilang..
Walau sekejap..
Selayak kilap,
bukan jua  ilusi tatap...
Walau kadang...
Rona yang akan enyah..
Terseling malam..
Tersalip pagi..
Tetap saja hadir lagi..
Untuk kembali..
Ada senja..
Ada jingga..
Karena senja dan jingga..
Kesatuan tak terpisahkan..
Senja temaram jingga...
Cukup...
Itu saja mantra tinta
Bersama pekat malam..

@ariftatita
Magelang berdenting

Kesatuan yang Tak Terpisahkan

**ya... semua terjawab seiring berjalannya waktu..
tentang senja..
Sungging tawa sinis pada batinku..
lagi-lagi tentang rona yang memabukkan logika..
Ataukah cuma 'aku' saja yang setengah gila mencari asal mula kehadirannya?
Dan Juga,
Bagaimana cara dia hadir lagi dalam sapaan elok itu,  karena indahnya memukau mata dan jiwa yang kosong?
Sesaat aku sadar..
Neutron dalam otak kananku berbisik... ataukah detak jantung merangkai degupnya?
Sejatinya 'senja' akan ada beriring dengan hadirnya sang jingga.. walau sesaat bagai kilat,
Mereka akan meletup menjadi malam yang damai..
Ketika itu... saat para manusia pulang..meletakkan letihnya dalam lelapnya tidur..
Dan lagi-lagi mereka lahir menjadi sang fajar dalam pancar nur yang terbungkus rapi di ufuk timur..
Kesatuan yang tak terpisahkan..
Indahhh...
:) :) 
#senja temaram  Jinggaa


Arifta Lantita Jinggaa 
Magelang...

Lentera Cinta (goresan Kecil Latinta Jinggaa)



ku kubur rasa yang kian tumbuh tunas-tunasnya..
entah terbilang  rintihan pedih  melanda..
biarlah..
ku enyah dari asa yang sulit ku jamah..
biarlah..
ku endap semua layak pencerah..

cangkramaku dalam maya..
relung terbang simpuh tasbih dan doa menggema..
dalam tiap sujud terselip nama..
entahlah..
kau dengar dentingnya ??
atau...
 tak pernah tersentuh  lantunan syahdunya??
yang ku tahu,
ku tenang saat ku  bisikkan nama,
kau dan aku, menjadi kita..

#latinta Jinggaa

Jaga dia, ya Allah



Ya allah,
Aku tak mengerti apa yang aku rasa? Kenapa seperti ini?
Aku akan selalu jaga persahabatan ini, antara aku dan dia.
Walau aku sadar, permata di depan mata, apakah aku salah jika memiliki rasa damba?
Ya allah, jagalah hati dia hanya untuk satu nama. Yang jelas, aku tak banyak berharap jika nama itu aku. Namun aku akan bahagia jika dia pun bahagia. Aku tak akan rela jika hatinya dipenuhi hujan lagi.
Dia itu indah, yang akan selama indah. Dimataku dan dimata orang-orang yang menyayanginya.
Jagalah tiap langkahnya, aku disini hanya mampu melihat layak spion, memastikan dia dia baik-baik saja. Karna aku tahu, tak mungkinlah dia berpikir rasa yang sebenarnya yang ku rasa untuknya.
Ya, hanya ilusi saat semua terbata. Hanya konyol jika kukatakan lebih dari cinta. Karena kita telah bersama sudah cukup lama, dalam ikatan sahabat untuk selamanya.

Rindu

**untukmu aku bertanya, tentang relung malam di pelupuk mentari...
betapa berkali-kali aku hanyut di melodi senjamu...

untukmu juga lihat pundak itu..
pundak retak bingkai malam..
betapa retaknya membuat relungku terjungkal..

tidakkah kau melihat!
dada ini masih begitu hujan...
banyak bara yang masih berlompatan...
mengeja wanta di tiap debaran...

lihat juga bocah-bocah sajak ku rapuh...
di terpa badai yang gemuruh...
rindu yang menggeliat resah






-* n Romansa Senja Jingga


Renungan Malam



Ku ais bisik-bisik batin bangunkan lelap tidurku...
Tak mampu ku tarik selimutku lagi...
Ku pun mencari sepercik air suci belakkan mata ku..
Mencari kan keteduhkan dalam tiap-tiap tetes yang meyapu hampir sebagian tubuhku..
Tak lupa niatku, hanya Untuk-MU
Sepertiga malam terakhir-Mu...
Ku hanya ingin berdua dengan-Mu
Ceritakan apa yang hari ini ku alami..
Dan sujud mohon ampunku dari lupa, khilaf, dan ego ku
Serta kuselipkan doa-doa untuk mereka terkasihku...
Bunda, Abah, kakak, dan  temaram senja kelakku..

Entah seperti itu selalu ku lantunkan di setiap hening batin setelah salam, dzikir, san Shalawat terhadap Nabiku, sayyidina Muhammad Saw..
Beranda malam dan keheningan..
Renungku untuk harapan..
Sinar dari renungan..
Dan Kunfayakun-MU lah Suatu keajaiban..

24-Januari-2013/ Magelang )1”40 am


Sepotong Rona Jingga Di Ufuk Barat


**pernah terucap sapa pelan,
malu-malu ku salam perkenalan..
jawabmu sesantun hati sang tuan..
senyumku.. saat sapamu duluan..

kubang jerat, kau punya pikat..
maya pun tohok jiwa melarat..
ingnku tinggi ego tak mendarat,
apa daya, kau layak malaikat..

andai masuk mampuku masuk layar kaca..
ku kan ulur tangan ku, tuk masuk duniamu begitu saja..
coba sedikit-sedikit tenang di dalam nya...
 Bisikkan Lirih kata, "semua akan baik-baik saja dan berakhir indah pada waktunya."
ya...
 buat semangatmu tak padam kejar cita-cita..

goresan tak apa-apa,
seolah aku baca, kau begitu kuatnya..
padahal, kuat kau bertahan tetampak rapuh nan lemah tanpa daya..
namun, kau ignore semua jadikan tampak kuat didepan semuanya..
sekali lagi aku tahu..
kau lah sinar yang terang diantara redup lainnya..
berkata,"ya.. tak apa>"
semangatlah cahaya...
ronamu tetap hangat, walau hanya sepotong saja...

walau ku tahu...
kau tak pernah anggap aku warna.,
yang indah diantara senja..
biarlah begini saja..
damai tenang bersama doa..
ya..
semoga kau baik-baik saja,
dengan apa yang kau pilih tuk bahagiakan mu..
itu saja..

#tinta Arifta Lantita Jinggaa
-Jingga Temaram Senja



Syeikh Abdul Qodir Al Jalani Kata-kata Motivasi Untuk mengejar cita-cita

Cinta yang sebenarnya

sabar dalam penantian cinta sejati :)
**tiada guna rinduku ku koar-koarkan..
toh tanpa rasa, kau tuli dengarnya...
ha ha ha..
bodokah hamba?
cinta itu apa?
terngiang setiap insan pikir anak manusia...
hahaha.
tertawalah untuk cinta yang tak semestinya...
hapuslah dalam raga..
usunglah cinta sebenarnya...
 dari lantunan hati bukan maya atau apa..
tampang dan rupa nomor dua...
Ikhlas dan tulus lah yang utama

*-_-*SENJA & JIngga*-_-*

ku tunggu kau, senja

senja, kutunggu kau di gerbang sore hari,
akan ku jelaskan sebuah arti,
tentang temaram dalam doa,
memanggil senja dengan lantunan hati,
kelak,
menjadi jingga temaram senja indah karenaNYa..
..adj

Subscribe us on YouTube

Search This Blog

Arifta Lantita Jingga. Powered by Blogger.

Jadikan cintamu menjadi semangat untuk kehidupanmu

Jadikan cintamu menjadi semangat untuk kehidupanmu
...jika separuh nafasq hanya untuk mu maka kan ku berikan semua nafasku hanya untuk kebahagiaan mu,... cintaq adalah hidupq...