A story about....

Sang Rumput dan Angin (Kisah Cinta Tak Terungkapkan)

 **Sepertinya angin selalu berbisik keindahan, bagi mereka yang sadar. Ya.. bagi mereka yang mengengerti akan sebuah keelokan dari   ga...

Sebut saja Dia Adiktif

**seumpama itu sebuah zat..
sebut saja sebagai 'adiktif'..
tak pernah terkenali jenis apa.
jelas sudah, sepantasnya obat itu aktiif
menari dalam otak manusia..
pesona alami, tiada tergaris sebelum bidik fokus tertuntun..
sengaja dalam konsumsi ataukah tak sengaja sekalipun,
dia pantas menyandang label 'adiksi' tinggi..
sukar terhenti layak candu..
inginkan terus-menerus berhembus..
menyusup relung batin, dimana detak itu rapi terbungkus..
jikapun logika dan jiwa hendak berhenti..
bukankah itu menyekat batin?
lebih dari menggingit sang sunyi..
ahh...
adiktif...
yaa...
sebut saja sebagai adiktif..
yang tak ku kenali merk apa...

@ariftatita
#lantita JINggaa

Desember Berhujan..
241213








https://www.facebook.com/TintaLantitaJingga/posts/541371139292726

Manusia Ciptaan Allah




**aku mengerti, manusia itu  sama, dalam hal kewajiban sebagai makluk sosial, agama, dll. Aku kurang paham dengan Ilmu sosial, namun ada kalanya manusia itu berbeda.. tidak sama  satu dengan lainnya, baik dengan apa yang aku pikirkan, berbeda dalam mengeja batin dan juga berbeda dalam pilih jalan tertempuh..
Dalam hal ini, manusia beradu dalam logika dan juga rasa..
Walaupun iklhas dan berusaha menata porak poranda dunia, tetap saja ada, salah dua atau  mereka yang tak peduli arti, "menghargai." Mereka lupa, bahwa di lubuk hatinya, ya di situlah perasaan yang mudah tersentuh.. Ada satu hal yang mudah sekali retak..
Jika manusia berjalan sesuai jalur, tetap saja masih ada kendaraan lain meyerobot jalan kita hingga tanpa kau inginkan, kau pun tiba-tiba terjatuh.  Bukankah benar??
Kemudian apa kah kita harus sama, mengikuti tidakan tak beradab itu?
Apakah dengan mudahnya, emosi yang telah lama kau pupuk untuk tenang dan pulas tertidur didasar batin sana, tiba-tiba bangun untuk ikut beradu dengan emosi tak beralaskan akal dan nurani..?

Tak apalah, mereka yang berjalan tak mengikuti jalur yang ditentukan.. Kadang pun mengusik dinding-dinding batinmu, yang jelas, sebagai manusia yang arif, dan diberi kelebihan sebagai makhluk berakal dan berperasaan, seenggaknya kita mampu tersenyum, dan berkata, "Aku tak akan ikut jalan pintas seperti itu.. dan aku Masih memiliki-Nya, dan Kepada-Nya aku berserah dan Meminta.."

Dan dengan kepala tertunduk, mengingat Sang Pencipta Mengawasi manusia, bsakah kita berjalan dengan dua kaki tanpa berfikir, siapakah Pemberi Karunia kaki ini agar Mampu Berjalan? Tanpa_Nya... kita semua tak berarti apa-apa..

“Hasbunallah wa nikmal wakil, Nikmal maula wa Nikman Nasir”
Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.


@ariftatita
#lantita Jingga

like page Nada Jiwa: Klik link https://www.facebook.com/NadaJiwa

Mengetuk Pintu Lain

Seret penamu..

**mengetuk pintu lain itu memang sulit..
bukan karena tak mudah atau tak tahu bagai mana cara mengetuknya, namun sukar melepas cengkraman mental diri untuk mulai angkat tangan, ya sedikit pelan meyapa sekedar salam iringi ketukannya...
"Sudikah sang Tuan rumah membukanya?"
tapi... semuanya gagu...
entah logika telah merajai daripada asa., yang jauh dari dulu tumbuh di dasar batin sana?
ataukah tanda tanya, garis miring, keraguan, kata lain entah... tak beralasan..

tersenyumlah... melangkah dalam arti /yakin pantang menyerah/,
semuanya akan bisa dilakukan dengan niat dan mental yang kuat..
Apa sih yang tak mungkin, Kalau Allah yang Mengijinkan
**aku telah mencintainya ya Allah, rasa ini sungguh dalam, entah sejak kapan rasa ini telah ada dalam hatiku, karena sang hati mudah tersentuh, aku sungguh ingin bersamanya.. Sang Tuan pemilik pintu, sudikah engkau membukakan pintu untukku, agar aku bisa masuk, dan mengisi ruang yang indahmu, melengkapi kekurangan aku dan kamu, karena aku yakin.. kita bertemu.... Karena Takdir-Nya, suratan dari Maha Pembolak-balik hati....

Ya Allah, satukanlah Kami di waktu yang tepat.. Ijinkanlah aku untuk berani Mengetuk Pintunya, dan sang Tuan Pemilik pintu, sudi membukakanku dengan senyum dia yang tulus apa adanya...


@ariftatita

Lentera Cinta (goresan Kecil Latinta Jinggaa)



ku kubur rasa yang kian tumbuh tunas-tunasnya..
entah terbilang  rintihan pedih  melanda..
biarlah..
ku enyah dari asa yang sulit ku jamah..
biarlah..
ku endap semua layak pencerah..

cangkramaku dalam maya..
relung terbang simpuh tasbih dan doa menggema..
dalam tiap sujud terselip nama..
entahlah..
kau dengar dentingnya ??
atau...
 tak pernah tersentuh  lantunan syahdunya??
yang ku tahu,
ku tenang saat ku  bisikkan nama,
kau dan aku, menjadi kita..

#latinta Jinggaa

Cinta dan iilusi (Goresan Aksara Tinta Jingga)

**terangkai abjad tak kan mampu ais logika-logika,
timpang tindih  dengan barisan aksara buatnya tertawa,

karna..lantunan jiwa tak kan terjabar oleh bait-bait prakata tak terhingga..

ia redam endap asa yang kian tumbuh tunas-tunasnya..
sejenak, tarik nafas perlahan... dan tanya pada sang relung jiwa,

"Sudahkah aku terjaga dari tidurku yang panjang?"

teriring bait ilusi penuhi imaji..
selayak kasturi mewangi sampai pagi..
dan terus semerbak walau enyahlah sang bayu dan bekasnya?
apakah ini menancap di sini, lubuk kalbu yang terdalam???

ahhh...
andai tak da ruang kosong dan pembatas kasat mata ini..
mungkin sesudut bidang itu telah temukan sang pendar  yang ia cari selama ini...

#lagi-lagi imaji yang selalu kau susuri..
-cinta dan ilusi-


#tinta Romansa Senja Jingga
8-April-2013





Aku Rindu, Sayyidina Muhammad Saw



Berat ku seret kata..
menjadi barisan nada cinta,,
yang ku rasa, Cahaya itu selalu ada..
dalam taiap detak dan nafas semestinya..
sang nyawa yang tak henti lantunkan shalawat untuknya..
Allohummaa shollie 'alaa sayidina Muhammad wa 'alaa aali sayyidina Muhammad"

Aku Rindu,,,
berjumpa Denganmu...



duhai lentera...
naunganmu ialah  menuju jannahNYa..
ijinkan aku bertemu kelak...
sebait doa yang selalu terlantun di setiap desahku..
Shalawat, debar rindu ini padamu..
Allohummaa shollie 'alaa sayidina Muhammad wa 'alaa aali sayyidina Muhammad"

aku Rindu...
Sayyidina Muhammad Saw...





#tinta Lantitaa Jinggaaa
April 2013

Aku akan Tetap Ada

**rentetan aksara,
tak cukup terka,
sedang apa yang kau rasa..
bukan juga umpat serapah..
yang wakili amarah...
cukup diam sudah terlihat adanya..
bahwa engkau sedang dalam gundah..
aku  akan ada..
dalam tiap isak dan kubang pedih lainnya..
aku akan topang tubuh lunglaimu dalam cinta..
walau semua tahu..
kita tak akan berada dalam garis yang sama..
aku akan tetap ada,,
jika memang kau panggil aku untuk kesekian kalinya..
yaa....
karena aku hanya untuk sang nyawa..
itu kamu...
entah...
kau rasa atau takk..
tapi perasaan ku tak pernah berubah..
untuk jangka yang tak terhinggaa...


#tinta Jingga
@ariftatita

Otakku!

**erang terlabuh oleh waktu...
sesingkat runding air mata haru..
terobati oleh runyam syahdu..
perlukah asam maniis rindu?
jika masih berkelit keluh tak mau..
lamun kah itu..
jika teiap detik menari namamu..
di otakku..
termpurung lubuk hatiku...
ahhh...
biarlah berlalu...
guratan hasrat pendam teak terjemu..
biarlah begitu...
aku...
selalu..







Magelang, 25 Maret 2013
Tinta Lantita Jingga

Cinta yang Takan Terjamah oleh Luka

**merapat, aku ingin memang seperti itu..
tak ada sejengkal pun sepasi antara kau dan aku..
tak ada layar yang menutupi rindu..
dan tak ada lagi udara yang kirimkan sayu lagu rindu...
ku ingin dengar jelas di telingaku...
tentang rentetan aksara jiwa yang membelenggu...

bersama rintik hujan ini..
derai  gremicik air, kita berdiri...
rasakan dingin yang abadi...
ku kan tetap merasa hangat secara naluri...
karena kau ada di sisi...

cinta yang tak pernah terjamah oleh luka...
suci nan abadi, ketulusan jadi pondasi..
tanpa pikir sapa aku ini..
kita adalah satu nurani...
kita adalah satu hati...
tanpa ilusi...
jemari yang kan tergenggam sampai berujung hari

-Lantita Jingga-
@ariftatita

 see this on my page:

Jaga dia, ya Allah



Ya allah,
Aku tak mengerti apa yang aku rasa? Kenapa seperti ini?
Aku akan selalu jaga persahabatan ini, antara aku dan dia.
Walau aku sadar, permata di depan mata, apakah aku salah jika memiliki rasa damba?
Ya allah, jagalah hati dia hanya untuk satu nama. Yang jelas, aku tak banyak berharap jika nama itu aku. Namun aku akan bahagia jika dia pun bahagia. Aku tak akan rela jika hatinya dipenuhi hujan lagi.
Dia itu indah, yang akan selama indah. Dimataku dan dimata orang-orang yang menyayanginya.
Jagalah tiap langkahnya, aku disini hanya mampu melihat layak spion, memastikan dia dia baik-baik saja. Karna aku tahu, tak mungkinlah dia berpikir rasa yang sebenarnya yang ku rasa untuknya.
Ya, hanya ilusi saat semua terbata. Hanya konyol jika kukatakan lebih dari cinta. Karena kita telah bersama sudah cukup lama, dalam ikatan sahabat untuk selamanya.

langit berHujan dan Tanah

**ketika langit tumpahkan airmata,
seolah tak mampu lagi bendung mendung yg bawa tumpukan2 uap air yang menguap karna tusuk terik mentari..
tanah tetap tanah,
senyum lebarkan pundak menengadah,
masih dibawah dan basah..
temani langit berbenah..

dan ketika langit kan cerah?
apakah tetap bersama langit basah?
berubah,
sesaat sang mentari hadirkan celah..
langit berubah..
bias pelangi nan indah..
sesaat, tinggalkan tanah basah..

tetap saja,
tanah masih basah,
di bawah..
diam dalam fitrah..

tanah, setia
menunggu langit rintikan air sendunya,
tetap saja, dia tetap tersenyum hampa,
dan tengadahkan tangan
dan wadah dada bidangnya..
tetap menjadikannya muara air mata langit..
walau tanah tahu,
langit kadang lupa,
jika terik indah mentari lenakan langit..
tanah basah dalam sapa,
dan juga,
tanah tetap diam,
senantiasa menunggu,
langit tumpahkan air nya..

-tanah basah vs langit berhujan-

#lantita

-sepertiga malam-


-sepertiga malam-

**tengah malam kubasuh muka ini..
sesuci wudhu, takbiratul ikhram ku berdiri..
rukuk sujud, ku panjat doa ilahi..
mengamit doa, duduk diantara dua kaki..

Hadang sepertiga malam,
bersimpuh dalam kelam..
Ruh raga tenang tenggelam..
lantunan tasbih sajadah tilam..

seribu ayat tergulirkan..
suratan-suratan jawab semua pertanyaan..
sekedar juz 'amma pun telah buatku tenang dalam permohonan..
Hanya padamu segala dosa terampunkan..

sujud sajadah aku pinang..
tak perduli air mata berlinang..
yakinku  semua itu hilangkan bimbang..
pencerahku pada segegap Cahaya Terang..


Lat!nta
Arifta Lantita Jinggaa


Subscribe us on YouTube

Search This Blog

Arifta Lantita Jingga. Powered by Blogger.

Jadikan cintamu menjadi semangat untuk kehidupanmu

Jadikan cintamu menjadi semangat untuk kehidupanmu
...jika separuh nafasq hanya untuk mu maka kan ku berikan semua nafasku hanya untuk kebahagiaan mu,... cintaq adalah hidupq...